Inilah Ibu Semesta, Permaisuri Tuhan. Tempat kita memohon, mengadu, dan berkeluh kesah

Ditanyakan pada tanggal: 06 Nov 2021. · Ditanyakan oleh: Filsafat Hindu.

Akun Filsafat Hindu (non-resmi) untuk Pedia Indonesia dalam misi mencerahkan umat Sanatana Dharma.

Dirilis pada tanggal: 06 Nov 2021.
1
5

Di dalam Lontar Purwo Bumi Kemulan dikatakan sebelum ada penciptaan, yang ada hanyalah Bhaṭāra Guru & Bhaṭārī Durgā.

Hal yang sama dikatakan di dalam kesusasteraan Veda (Śiva Purāṇa), ketika Nirguṇa Brahman mengasumsikan bentuk Sadāśiva & merasa membutuhkan pendamping, Dia menghasilkan Umā dari bagian kiri-Nya & bersama-sama Mereka melahirkan Brahmā, Viṣṇu, Rudra.

सा शक्तिरम्बिका प्रोक्ता प्रकृतिस्सकलेश्वरी ।

त्रिदेवजननी नित्या मूलकारणमित्युत ॥ २१ ॥

Śiva Purāṇa (2.1.6.21).—"Ādi Parāśakti ini disebut Ambikā (Durgā), Prakṛti (Pradhāna), & Mahādevī. Dia adalah penyebab utama ciptaan serta ibu dari Trimūrti."

Sesungguhnya dewi Parāśakti (energi) & Tuhan Sadāśiva (pemiliki energi) adalah satu, sama seperti matahari dengan energi panasnya tidak menunjukkan tanda-tanda perbedaan antara keduanya, maka seperti itu pula Tuhan tidak dapat dipisahkan dari Śakti (kekuatan-Nya).

Adi Sankarācārya berkomentar di dalam Saundaryalaharī.—"Śiva mampu menciptakan semesta karena keterlibatan-Nya dengan Śakti. Tanpa Dia, bahkan sedetikpun Śiva tidak mampu menggerakkan Tubuh-Nya."

Orang bijaksana menyadari bahwa Śiva & Śakti adalah esa (Ardhanareśvara), satu-satunya perbedaan adalah Parāśiva sebagai Brahman yang tidak berwujud (Nirguṇa Brahman) & Parāśakti sebagai Brahman yang nyata (Triguṇātmikā Brahman). Ungkapan sebagai Ibu dari Trimūrti bersifat puitis dan metafora, karena peran Śakti-lah yang membangunkan keśūnyaan Paramaśiva (Brahman) sehingga Nirguṇa muncul menjadi pribadi Saguṇa (Brahmā, Viṣṇu, Rudra).

Avatāra sempurna Parāśakti Durgā adalah Pārvatī, yaitu sebagai Giriputri (putri gunung), putri raja Himālaya, yang turun ke dunia menjadi istri Śaṅkara Rudra (avatāra Śiva). Lakṣmī (Śrī) & Sarasvatī adalah wujud sebagian-Nya untuk menemani tugas Viṣṇu & Brahmā.

Ṛegveda (10.125.3):

अहं राष्ट्री संगमनी वसूनां चिकितुषी प्रथमा यज्ञियानाम |

तां मा देवा वयदधुः पुरुत्राभूरिस्थात्रां भूर्यावेशयन्तीम ||

.—"Aku adalah ratu yang berdaulat (dari semua keberadaan), pemenuh segala keinginan, yang Maha Tinggi, objek utama pemujaan. Para dewa memuja-Ku, Aku berada dimana-mana, Aku meresapi segalanya."

Ingin memberikan Komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk dapat memberikan Komentar pada artikel ini.

Komentar

    Sepi banget yak :(

Bacaan selanjutnya


Pedia Indonesia saat ini masih dalam tahap rilis beta. © 2021 - Pedia Indonesia