Siapakah Wisnu? Bagaimana asal-usul Nya?

Siapakah Wisnu? Bagaimana asal-usul Nya?

Dilansir dari kanal Instagram @filsafat_hindu, inilah uraian terkait Siapakah Wisnu serta asal-usul Nya. .

Akun Filsafat Hindu (non-resmi) untuk Pedia Indonesia dalam misi mencerahkan umat Sanatana Dharma.

Dirilis pada tanggal: 06 Nov 2021.
0
3

Sebelumnya telah diuraikan bahwa sebelum ada penciptaan, yang ada hanyalah Bhaṭāra Guru (Tuhan Sadāśhiva) dengan Śakti-Nya saja, yaitu Bhaṭārī Durgā (Umā).

Selanjutnya wujud gabungan Śiva dengan Umā ini dikenal sebagai Nārāyaṇa Viṣṇu. Ini dikonfirmasi di dalam Rudrahṛdaya Upaniṣad (1.11) dikatakan Viṣṇu adalah kombinasi dari Śiva & Umā. Ādi Sankarācārya di dalam Vedānta Śūtra Bhāṣya-nya menganjurkan perenungan kepada bentuk Viṣṇu ini.

Viṣṇu adalah bentuk maskulin dari Bhaṭārī Umā.

Di Bali, Pura Besakih & Pura Ulun Danu Batur dikenal sebagai Pura Puruṣa (maskulin) & Pura Pradhāna (feminim). Mengapa Pura Ulun Danu Batur yang merupakan istana bagi Viṣṇu justru disebut Pura Pradhāna?

Di saat bersamaan, Rudrahṛdaya Upaniṣad & Brahmāṇḍa Purāṇa menyatakan bahwa Viṣṇu adalah bentuk maskulin dari Umā. Dalam 108 Nama Suci Śarāba, Śiva bergelar Viṣṇu Kṣetrajña & Viṣṇu Kālatara. Dua nama tersebut menyiratkan Sadāśhiva adalah suami dari Viṣṇu atau "Dia yang memiliki Viṣṇu sebagai istri-Nya". Ini tidak mengherankan, literatur Tantra menyatakan separuh kiri Śiva adalah dewi Umā, literatur Purāṇa menyatakan Viṣṇu adalah tangan kiri Śiva. Viṣṇu sebagai bentuk maskulin Umā juga dikonfirmasi oleh Adi Sankarācārya di dalam karya Śivānanda Lahari (bait ke 82).

Tugas Viṣṇu

Veda Śruti seperti Taittirīya Araṇyaka menyatakan Rudra (Śiva) adalah Diri-Nya Sendiri yang bermanifestasi sebagai Viṣṇu. Hal yang sama dikatakan di dalam Atharvaveda (15.14.5), Ṛegveda (9.96.5) & Śrī Rudram Yajurveda.

.—"Dia (Śiva) bermanifestasi menjadi Viṣṇu & menjadikan Virāja (samudra penyebab) sebagai tempat tinggal-Nya untuk tujuan memelihara semesta."

Dari pusar Viṣṇu muncullah setangkai bunga Padma yang kemudian melahirkan Brahmā. Brahmā adalah makhluk hidup pertama & tertinggi di alam semesta, segala penciptaan makhluk hidup diserahkan kepada Brahmā. Satu hari Brahmā = 8,64 milyar tahun manusia.

Siang hari Brahmā sama dengan 4,32 milyar tahun manusia, & malam hari Brahmā adalah apa yang disebut peleburan. Ketika sudah menjelang pagi hari bagi Brahmā kembali menjalankan fungsi penciptaan.

Ingin memberikan Komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk dapat memberikan Komentar pada artikel ini.

Komentar

    Sepi banget yak :(

Bacaan selanjutnya


Pedia Indonesia saat ini masih dalam tahap rilis beta. © 2021 - Pedia Indonesia