Siapakah sosok Parameṣṭhi Guru?

Siapakah sosok Parameṣṭhi Guru?

Dilansir dari kanal Instagram @filsafat_hindu, inilah sosok Parameṣṭhi Guru yang dipujaa di hari Pagerwesi..

Akun Filsafat Hindu (non-resmi) untuk Pedia Indonesia dalam misi mencerahkan umat Sanatana Dharma.

Dirilis pada tanggal: 07 Nov 2021.
0
4

Siapakah sosok Parameṣṭhi Guru?

Menurut lontar Suńdarīgama dikatakan, "Pada hari Pagerwesi dilakukan pemujaan kepada Parameṣṭhi Guru."

Siapakah Parameṣṭhi Guru ini? Di dalam mantra Śruti (Śwetāśwatara Upaniṣad 6.18) disebutkan: yo brahmāṇaṁ vidadhāti pūrvam, yo vaivedāṁś ca prahiṇoti tasmai, yang berarti: — "Dahulu kala Dia (Śiwa) menciptakan Brahmā (makhluk hidup pertama di alam semesta). Śiwalah pewahyu pertama Weda ke dalam hati Brahma."

Sekarang mari kita lihat pendapat Smṛti (Śiwa Purāṇa 6.23.6-7):

sadāśivādikramato dhyāyedaṣṭau ca tatra tān |

parayā sambhāvanayetarānapi mune dvijān |

parameṣṭhiguruṃ dhyāyetsāṃbabuddhyā svanāmataḥ |

guruśca paramantasmātparāparaguruṃ tataḥ

.—"Tuhan Sadāśiwa harus direnungkan, dan para brāhmaṇa harus diperlakukan secara hormat sebagai wujud virtual Śiwa di alam material. Seseorang harus bermeditasi kepada Śiwa sebagai Parameṣṭhi Guru. Sebagai Paramaguru dan Parāt Paraguru, Śiwa harus selalu direnungkan."

Jadi obyek semua ini adalah Śiwa. Oleh karena Śiwa memberikan Weda kepada Brahmā pada awal ciptaan, maka Śiwa bergelar Parameṣṭhi Guru (guru dari guru). Oleh karena Śiwa adalah penghuni batin dewa Brahmā (menurut Wisiṣṭhādwaita Wīraśaiwa) dan oleh karena Brahmā adalah makhluk pertama penerima wahyu Weda, maka Brahmā dikenal juga sebagai Parameṣṭhi Brahmā (brahmātmabhūḥ surajyeṣṭhaḥ parameṣṭhī pitāmahaḥ)

Dalam lontar Wṛhaspati Tattwa (1.1) dikatakan: — bhaṭāra īśwara hane pucak niņ kailāsaparwata sĕḍěņ mawarah aji ri saņ watĕk dewatā kabeh, yang berarti: — "Bhaṭāra Īśwara tinggal di puncak gunung Kailāśa, sedang mengajarkan pengetahuan rahasia kepada para dewa."

Tidak diragukan lagi sosok Īśwara diatas tertuju pada Śiwa Sendiri, dimana pada Śiwa Sahasranāma (Seribu Nama Suci Śiwa) disebutkan:

  • Parameṣṭhi = Dia yang tinggal di puncak gunung;
  • Jagadguru = Dia sebagai guru semesta;
  • Guru = Dia adalah pengajar;
  • Devāsuraguru = Dia yang merupakan guru para dewa dan asura;
  • Paramārthaguru = Dia yang adalah guru sejati;
  • Kailāsādhipati = Penguasa Kailāśa;
  • Maheśvara (mahā + īśvara) = Tuhan yang agung


Ingin memberikan Komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk dapat memberikan Komentar pada artikel ini.

Komentar

    Sepi banget yak :(

Bacaan selanjutnya


Pedia Indonesia saat ini masih dalam tahap rilis beta. © 2021 - Pedia Indonesia