Mengenal Dewa-Dewi Hindu dalam Kebudayaan Jepang

Mengenal Dewa-Dewi Hindu dalam Kebudayaan Jepang

Dilansir dari kanal Instagram @filsafat_hindu, tahukah kamu mengenai Dewa-Dewi Hindu yang juga eksis pada Kebudayaan Masyarakat Jepang?.

Akun Filsafat Hindu (non-resmi) untuk Pedia Indonesia dalam misi mencerahkan umat Sanatana Dharma.

Dirilis pada tanggal: 07 Nov 2021.
0
7

Benzaiten, nama dewi Sarasvatī di negeri Jepang. Dalam tradisi Shinto dan Buddha di Jepang terutama terjemahan dari Cahaya Emas Sūtra, memiliki bagian yang ditujukan kepada sang dewi. Sarasvatī juga disebutkan dalam Teratai Sūtra dan sering digambarkan memegang biwa, kecapi tradisional Jepang, seperti halnya Sarasvatī tradisional yang memegang veena.

  • Bagaimana dewi Sarasvatī "kok" bisa eksis di Jepang?

Ajaran Buddha tumbuh besar di dalam tradisi Hindustan India, hal ini bisa dilihat pada ajaran mereka yang juga meminjam karakter dewa dan dewi dari teologi Hindu (Vedaśāstra).

Ketika pengaruh Buddhisme menyebar ke Jepang dari Cina melalui semenanjung Korea pada abad ke-6. Salah satu indikasinya adalah ditetapkannya "7 Dewa Keberuntungan Jepang", yang 4 di antaranya berasal dari dewa-dewa Hindustan:

  1. Benzaiten (Sarasvatī)
  2. Kichijōten (Lakṣmī)
  3. Daikokuten (Mahākāla Śiwa),
  4. Bishamon (Kuberā)

Disamping itu Jepang juga mengenal:

  1. Kangiten (Gaṇeśa), dan
  2. Naraen-ten (Nārāyaṇa Viṣṇu).

Kesemuanya ini merupakan dewa-dewa utama dalam tradisi Hindustan dan Veda.

Ingin memberikan Komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk dapat memberikan Komentar pada artikel ini.

Komentar

    Sepi banget yak :(


Pedia Indonesia saat ini masih dalam tahap rilis beta. © 2021 - Pedia Indonesia