Pelaku Pemecahan Kaca Mobil di Fanindo Batu Aji Batam Masih Diselidiki Oleh Oknum Polisi


Batam, Selasa (10/9/2019) Polisi masih menyelidiki Kasus pecah kaca yang terjadi di pertokoan dan bisnis pasar Fanindo yang terjadi Kamis (5/9/2019) lalu.

Pelaku tersebut beraksi di depan Bank Mandiri Fanindo tersebut berhasil mengambil satu unit laptop dan beberapa surat berharga dari dalam mobil Nissan Livina X Gear BP 1065 AE.

Kanitreskrim Polsek Batu Aji, Iptu Melki Shiombing mengatakan, "kasus pecah kaca tersebut masih diselidiki oleh jajaran Polsek Batu Aji".

"kasus ini masih kami selidiki dan masih kita dalami," kata Melki.

Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya masih mengumpulkan beberapa bukti-bukti dan saksi yang bisa membantu polisi dalam mengungkap kasus tersebut.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa Aksi ini terjadi di parkiran mobil Bank Mandiri cabang Fanindo, kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, Kamis (5/9/2019).

Saat dihubungi Syahrullah berharap pihak kepolisian Polsek Batu Aji di bawah kepemimpinan Syafruddin Dalimunthe, S.H., M.B.A ini bisa segera meringkus kelompok maling ini agar bisa mempertanggung jawabkan segala perbuatannya.

Saat kejadian tersebut pemilik mobil sedang berada di dalam ruangan mesin ATM Bank Mandiri yang jaraknya hanya 10 meter dari mobil yang diparkirkannya.


"Maling ini tergolong dikategorikan sangat nekad" papar Syahrullah, karena didepan Bank Mandiri yang lengkap dengan CCTV disitu juga ada pos Babinsa" sambung Syahrullah saat diwawancarai.

Di tempat terpisah Kapolsek Batu Aji Syafrudin saat dihubungi melalui ponselnya ia membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya sedang melakukan pengembangkan ke TKP.

Pelaku pecah kasa tersebut menggasak barang korban berupa satu unit Laptop dan buku tabung korban.

Mengenai kejadian tersebut pihak Kanitreskrim Polsek Batu Aji, Ipti Melki Sihombing, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Kasusnya masih kita selidiki. Anggota kita sedang bekerja," kata Melki.

Dia juga mengatakan beberapa barang bukti yang sudah di pegang polisi. "Sabar dulu ya," kata Melki.

Dalimunthe juga menyampaikan " saya minta masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada minimal tidak memancing para pelaku kejahatan ini untuk melakukan aksinya, contohnya parkirlah di tempat-tempat yang ada penjaga parkirnya, tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil yang di parkir seperti tas dan lain sebagainya " kata Dalimunthe.


Referensi: